Apa itu Assertive Display pada Smartphone Anda?

Jika kalian suka mengotak-atik smartphone kalian, mungkin kalian pernah menemukan opsi “assertive display” pada menu pengaturan ponsel kalian. Namun, tidak banyak orang tahu apa gunanya opsi tersebut padahal merupakan salah satu opsi terpenting dalam ponsel kalian. Yuk simak penjelasan mengenai Assertive Display dan bagaimana cara kerjanya.

APA ITU ASSERTIVE DISPLAY?

Assertive smartphone

 

Assertive Display atau biasanya pada smartphone tertulis sunlight readability adalah opsi untuk meningkatkan penglihatan pada gambar dan tulisan dibawah sinar matahari atau outdoor. ARM telah mengakuisisi Apical, perusahaan yang bekerja untuk mengembangkan teknologi Assertive Display pada Mei 2016. ARM adalah manufaktur chip prosesor smartphone terbesar dan yang paling umum berada pada smartphone kita.

apical ARM

BAGAIMANA CARA KERJANYA?

Assertive display yang sekarang dikembangkan oleh ARM ini dapat membuat video, foto, games, dan tulisan terlihat lebih baik dan tajam pada saat kalian memakainya di outdoor. Sebelum adanya teknologi ini, ponsel kita biasanya menyesuaikan tingkat kecerahannya pada indoor ataupun outdoor dengan menggunakan ambient light sensor yang biasanya terdapat di sebelah kamera depan. Sensor tersebut dapat membaca tingkat cahaya yang terpapar dan menyesuaikan tingkat kecerahan layar dengan lingkungan ponsel kalian berada. Walaupun tingkat kecerahan dapat diatur secara manual, namun terdapat juga mode Auto yang menggunakan sensor tersebut.

Namun, hal tersebut hanya sebatas kualitas layar pada smartphone kalian dan jika tingkat kecerahannya sudah mencapai 100%, tidak ada lagi yang dapat dilakukan/ditingkatkan dalam pada video/foto yang kalian lihat melalui smartphone kalian tersebut. Dengan teknologi Assertive Display, terdapat trik lain untuk meningkatkan kualitas video/foto, yaitu dengan menggunakan tone mapping. Tone mapping akan meningkatkan gambar yang memiliki warna lebih gelap menjadi lebih terang dan yang sudah terang tidak akan mengalami perubahan apapun. Ini sangat mirip dengan teknologi HDR.

Software Tone Mapping akan menggunakan proximity sensor untuk mengetahui tingkat cahaya pada lingkungan ponsel kalian berada dan jika terdeteksi tingkat cahaya yang tinggi maka video/gambar tersebut yang ada pada layar akan diproses oleh Tone Mapping sehingga yang berwarna lebih gelap akan lebih detil dan yang lebih terang tidak terlihat terlalu terang tanpa harus selalu meningkatkan tingkat kecerahan pada smartphone.

Yang menarik dengan teknologi ini adalah terjadi secara real-time, berarti tidak harus video/gambar yang dapat diproses, melainkan games dan konten lainnya yang ada pada layar ponsel kalian dapat diproses melalui Tone Mapping ini.

APA MANFAATNYA?

Konsumsi daya yang lebih kecil dibandingkan smartphone yang tidak memiliki teknologi Assertive display karena tingkat kecerahan layar smartphone tidak perlu ditingkatkan terlalu tinggi untuk membuat sebuah gambar terlihat lebih jelas di outdoor.

Perbedaan smartphone dengan Assertive Display dan tanpa Assertive Display

Dengan demo yang ditampilkan oleh AndroidAuthority, terlihat bahwa pada bagian kiri ponsel bagian yang gelap hampir tidak dapat terlihat dengan jelas, namun pada bagian sebelah kanan terlihat jauh lebih detil walaupun dengan tingkat kecerahan layar yang sama dengan menggunakan Assertive Display. Ponsel yang digunakan dalam demo tersebut adalah Huawei P10 Lite.

Perbedaan smartphone dengan Assertive Display dan tanpa Assertive Display

Demo kali ini membandingkan 2 gambar yang sama dengan tingkat kecerahan yang sama (50%) pada 2 smartphone yang berbeda. Google Pixel yang tidak memakai teknologi Assertive Display terlihat sangat tidak jelas karena warnanya yang gelap, namun pada Huawei P10 Lite terlihat detil karena warna yang terlihat gelap tersebut secara otomatis dibuat lebih terang oleh Tone Mapping dan warna langit yang sudah terang tidak mengalami perbedaan sehingga tidak terlihat terlalu terang.

KESIMPULAN

Teknologi Assertive Display sangat berguna bagi smartphone karena dapat mengurangi konsumsi daya yang terpakai oleh layar tanpa harus mengurangi kualitasnya. Walaupun sudah ada cukup banyak smartphone yang hadir dengan teknologi ini, manufaktur terkadang tidak memberikan arahan yang jelas atau bahkan tidak diungkit sama sekali mengenai teknologi ini. Semoga di masa yang akan datang, manufaktur akan memberikan detil yang lebih jelas lagi mengenai teknologi yang ada pada smartphone besutan mereka.

Recent Posts

Recent Comments

James Alexander Written by:

A simple boy with an enormous appetite for curiosity.

Be First to Comment

Yuk Comment :D

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.