4 Fitur Yang Ditawarkan pada Teknologi Virtual Reality

Mungkin Anda sering mendengar istilah “Virtual Reality”, tapi tidak banyak orang tahu apa itu sebenarnya. Virtual Reality atau yang biasa disingkat VR merupakan salah satu tren yang ada pada tahun 2016. VR adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat melakukan interaksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa di dalam lingkungan tersebut melalui sebuah perangkat VR Headset.

Namun, beberapa dari kita tidak menyadari bahwa VR sudah ada sebelum tahun 2016. VR sudah diimplementasikan di beberapa bidang seperti kedokteran, penerbangan, arsitek, dan lain sebagainya. Dengan adanya VR sangat membantu karena memungkinkan kita untuk mensimulasikan sesuatu tanpa harus berada pada tempat yang sesuai dengan kriteria yang akan kita simulasikan. Seperti halnya penerbangan, sudah sekian lama dalam penerbangan pilot memakai VR untuk menghadirkan simulasi berbagai skenario dalam penerbangan tanpa harus berada dalam sebuah pesawat atau peristiwa tersebut secara langsung. Hal ini lebih ekonomis dan juga menghindari resiko terjadinya kecelakaan saat latihan.

Perangkat VR pun sekarang sudah bervariasi, dari helm, walker, headset, suit, dan sarung tangan. Mengapa begitu banyak perangkat untuk menjalankan satu simulasi saja? Hal itu karena kita tidak ingin hanya merasakan sensasi dalam realitas maya atau Virtual Reality hanya dengan 1 atau 2 indra saja. Kita ingin merasakannya dari berbagai indra yang kita miliki, penglihatan, pendengaran, dan lain sebagainya. Karena begitu banyak indra yang terlibat, maka yang ada dalam Virtual Reality akan berbanding lurus dengan tingkat sensasi nyata dari dunia virtual yang dimunculkan. Namun, untuk memiliki semua perangkat tersebut tentu butuh biaya yang cukup besar, jika ingin merasakan sensasi virtual realit paling tidak dibutuhkan sebuah headset (yang dipasangkan smartphone yang mendukung VR).

4 ELEMEN PENTING DALAM VR

Dalam VR, terdapat beberapa elemen yang penting agar kita dapat merasakan sepenuhnya sensasi dalam dunia maya. Sebagai berikut:

1. Virtual World

Virtual World merupakan sebuah konten yang menciptakan dunia virtual dalam bentuk screenplay maupun script. Landscape dalam dunia maya yang dapat kita lihat dan jelajahi.

2. Immersion

Sensasi yang membawa pengguna teknologi VR merasakan ada di sebuah lingkunan nyata yang padahal fiktif atau tidak nyata. Immersion dapat dibagi dalam 3 jenis, yaitu:

  • Mental immersion, membuat mental penggunanya merasa seperti berada di dalam lingkungan nyata
  • Physical immersion, membuat fisik penggunanya merasakan suasana di sekitar lingkungan yang diciptakan oleh VR tersebut
  • Mentally immersed, memberikan sensasi kepada penggunanya untuk larut dalam lingkungan yang dihasilkan VR

3. Sensory feedback

Sensory feedback berfungsi untuk menyampaikan informasi dari virtual world ke indera penggunanya. Elemen ini mencakup visual(penglihatan), audio(pendengaran), dan sentuhan.

4. Interactivity

Interaksi merupakan salah satu elemen terpenting dalam VR, karena VR mensimulasikan sebuah sensasi dunia nyata terhadap penggunanya, dan jika dunia virtual yang disimulasikan tersebut kaku dan tidak ada interaksi, maka sensasi yang dihasilkan tidak maksimal.

Sebuah teknologi dapat dikatakan sebagai Virtual Reality jika sudah memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:

  • Tampilan gambar / grafis / visualisasi 3D tampak nyata dan sesuai dengan perspektif dari penggunanya
  • Mampu mendeteksi semua gerakan dan respon dari pengguna, seperti gerakan kepala atau bola mata pengguna. Ini dibutuhkan agar tampilan grafis dapat sesuai dengan perubahan dunia 3D dari pengguna itu sendiri

Berikut sekilas gambaran Virtual Reality bisa dilihat dalam video berikut :

Dan berikut adalah penjelasan mengenai mengapa dalam Virtual Reality kita seolah-olah dapat merasakan efek 3D dan seolah apa yang kita lihat tepat berada di depan kita:

SEJARAH VR

Pada 1962, sebuah prototype dibuat oleh Moron Heilig yang bernama Sensorama. Sensorama dibuat untuk menghadirkan pengalaman menonton sebuah film agar tampak nyata dengan melibatkan berbagai indra dalam hal ini berupa indra penglihatan, pendengaran, penciuman, dan sentuhan. Tentu dari tahun 1962 sampai sekarang, perkembangan VR semakin meningkat setiap harinya. Perkembangan VR dapat digambarkan secara sederhana melalui gambar berikut:

Sejarah VR 1

Sejarah VR 2

Dari gambar tersebut sudah terlihat bahwa potensi VR begitu besar, sehingga menarik berbagai perusahaan besar untuk berinvestasi dalam VR dan berlomba-lomba untuk menghadirkan perangkat VR yang terbaik. Virtual Reality bahkan banyak yang menyebut sebagai teknologi terpenting yang harus dikembangkan dalam era ini.

Virtual Reality adalah mimpi para “Gamer” dan banyak orang. VR berpotensi mengubah banyak sekali hal dalam kehidupan kita. Walaupun fokus sekarang adalah hiburan, namun dalam beberapa tahun ke depan, tentu akan diperluas lagi ke berbagai aspek. Kita tunggu saja perkembangan yang mungkin akan hadir dalam waktu yang dekat atau jauh ini dalam dunia VR. Sangat menarik dan tidak sabar untuk memasuki era VR!

Recent Posts

Recent Comments

James Alexander Written by:

A simple boy with an enormous appetite for curiosity.

Be First to Comment

Yuk Comment :D

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.