7 Hal yang Berbeda di Setiap Generasi Processor Intel

Generasi Processor

Sering mendengar ‘Skylake’, ‘KabyLake’ atau mungkin juga ‘Haswell’? Mereka semua adalah sebutan-sebutan (codename) untuk keluarga processor Intel yang memiliki generasi berbeda-beda. Seperti halnya manusia yang ingin selalu memiliki generasi penerus yang tentunya lebih baik dari generasi sebelumnya, processor-pun demikian. Tapi sebenarnya apa saja pengaruh dari setiap kenaikan generasi-generasi pada processor ?

Artikel ini dibuat berdasarkan proses kinerja dari processor Intel, tapi bukan berarti pengaruh generasi processor merk lain tidak dapat ditemukan pada artikel ini ya!

 

Sebelum menjawab pertanyaan diatas, kita pertama-tama harus mengerti bagaimana Intel melakukan proses improvement pada processor mereka, sejak adanya ‘Skylake’ mereka menggunakan prinsip “process – architecture – optimization” (PAO). Yang dapat diterangkan menjadi :

PAO

Process - Architecture - Optimization

Process : Intel melakukan peningkatan lanjutan pada proses manufacturing mereka mengikuti hukum Moore’s Law. Setiap ‘process‘ baru akan memiliki transistor yang lebih padat yang berarti memiliki performa lebih dengan konsumsi daya yang lebih rendah.

Architecture : Intel menggunakan teknologi manufacturing terakhir mereka dari “process” diatas, untuk men-design microarchitecture baru. Dengan microarchitecture yang baru biasanya juga akan memperkenalkan fitur-fitur baru dari Intel.

Optimization : Intel menyempurnakan microarchitecture terakhir mereka dengan peningkatan dan penyempurnaan dengan penambahan harga yang tidak terlalu besar. Selain itu proses ini juga mengalami berbagai perbaikan karna semakin ‘dewasa’ dibandingkan proses-proses sebelumnya. (Contoh Kaby Lake : Sebuah proses optimisasi yang disebut “14nm+” digunakannya. Hasil jadinya Kaby Lake ini memiliki frequency yang lebih tinggi dengan voltase yang sama).

 

Sekarang mungkin sudah ada gambaran tentang bagaimana Intel melakukan ‘peningkatan’ pada processor Intel, tapi apa hubungannya dengan Generasi Processor sih?

Setiap proses yang dilakukan Intel diatas berarti menambah generasi dari processor tersebut, dan artinya proses-proses tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi berbagai aspek pada generasi dari processor mereka.

 

Cara Membaca Generasi Processor Intel

Mungkin dari kita masih ada yang belum tau cara membaca generasi-generasi pada processor Intel, berikut adalah caranya:

Untuk membaca generasi sebenarnya cukup mudah, kita hanya perlu melihat angka pertama pada tipe processor tersebut.

Contoh : Intel i5 7600, maka ini adalah generasi 7 atau yang biasa kita sebut sebagai Kaby Lake.

 

(Baca juga: Processor Intel Core i9 – Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?)

 

Berikut ini adalah pengaruh-pengaruh dari Generasi Processor Intel.

Pengaruh Generasi Processor:

1. Performa :

Performance

Ini pasti salah satu alasan kita selalu meng-updgrade processor kita ke generasi yang baru. Ya setiap peningkatan generasi processor tentu akan selalu memberikan performa yang lebih baik dibandingkan pendahulunya, walaupun peningkatan tersebut tidak terlalu jauh dari generasi sebelumnya.

2. Efisiensi :

Efesiensi baterai

Bagi kalian pengguna laptop pasti selalu menginginkan laptop kalian bertahan lama. Jika kalian membeli laptop dengan generasi terbaru kemungkinan besar kalian akan mendapatkan daya tahan baterai yang lebih dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Tapi itu juga tergantung penggunaan kalian dan tentu saja kapasitas baterai yang terdapat di dalam laptop kalian.

Tidak hanya bagi pengguna laptop saja, tapi bagi pemilik komputer yang ingin menghemat pengeluaran listrik dengan performa lebih atau minimal sama dengan generasi sebelumnya, processor dengan generasi baru memberikan kalian biaya listrik yang lebih rendah (walaupun tidak terlalu jauh).

3. Fitur yang disupport :

Fitur dari processor intel core generasi 7

Generasi baru selalu mendukung fitur-fitur yang tidak ada pada generasi sebelumnya.

Contoh nyatanya :

Intel Optane yang hanya dapat digunakan pada processor Intel generasi 7 (Kaby Lake) keatas.

 

(Baca juga: Apa itu Teknologi Penyimpanan Intel Optane?)

 

Streaming Netflix 4K pada PC juga membutuhkan processor Intel generasi 7 (Kaby Lake) keatas karna pada Kaby Lake sudah terdapat fitur 10-bit HEVC Encoding yang pada generasi sebelumnya belum ada.

 

4. Arsitektur Lebih Baik :

Arsitektur dari processor

Memang tidak semua peningkatan generasi selalu membawa arsitektur baru, tetapi setiap penambahannya akan selalu mendapat arsitektur yang lebih baik dari sebelumnya. Dan biasa, bagi yang gemar dengan “overclocking“. Arsitektur processor baru akan menjadi tantangan baru atau bisa juga membantu meng-overclock dengan clockspeed yang lebih tinggi.

 

5. Harga

Money / Price

Ya, ini bukan lagi rahasia, tapi harga processor sebenarnya tidak akan jauh berbeda untuk kelas yang sama. Seperti Processor Intel i5 sudah menjadi harga pasaran bahwa harganya adalah 2.5 jutaan – 3 jutaan rupiah walau berbeda-beda generasi. Jadi jika anda ingin merakit PC kalian jangan pernah berpikir untuk membeli seri lama karna sebenarnya harga mereka identik tetapi prinsip teknologi adalah lebih baru = lebih baik bukan?

 

(Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Merakit PC dan Beli Jadi)

 

6. Socket

Processor socket

Tidak setiap perubahan generasi akan selalu ada perubahan pada socket processor dipasang. Biasa setiap 2 – 3 Generasi maka baru akan ada socket baru, jadi selalu-lah mengecek socket motherboard kalian jika ingin meng-upgrade processor ke generasi baru karna mungkin socket yang digunakan berbeda.

 

7. Chipset

Intel Chipset

Setiap generasi processor memiliki chipset yang berbeda-beda, walaupun berbeda-beda mungkin dapat digunakan untuk satu sama lain. (Contoh : Z170 merupakan chipset yang ada pada Skylake, tetapi dengan motherboard yang sama kalian juga dapat menggunakan Kaby Lake, dengan syarat melakukan update BIOS pada motherboard tersebut.) Walaupun bisa digunakan untuk Kaby Lake fitur-fitur yang ter-tanam pada chipset Z270 (KabyLake) tetap tidak dapat ditemukan pada Z170 tersebut, hanya saja jika kalian tidak ingin membeli motherboard baru dan ingin menggunakan Kaby Lake kalian bisa melakukannya.

 

(Baca juga: Perbedaan Processor Celeron, Pentium, dan Core i3, i5, i7. Mana Yang Lebih Baik?)

 

Dan itulah akhir dari artikel ini.

Terima kasih telah membaca, jangan lupa share jika menurut kalian artikel ini berguna. Dan selalu nantikan artikel-artikel dari getective selanjutnya!

 

Recent Posts

Recent Comments

Jemmy Wu Written by:

A person who love techs and computers

5 Comments

  1. July 3, 2018
    Reply

    mau nanya kenapa harus di bikin generasi ? kenapa ga sekalian di upgrade jika ingin di tingkatkan performanya

  2. Jemmy Wu
    July 3, 2018
    Reply

    Untuk meningkatkan performa memang dilakukan upgrade. Dan pemberian generasi mungkin sebenarnya agar mudah diberi nama dan kode sehingga kita juga sebagai end user merasa mudah untuk mengetahui tipe processor apa yang kita gunakan, selain itu juga dengan adanya penamaan generasi kita dapat mengetahui kelebihan masing-masing upgrade dan kompabilitasnya. Seperti pada motherboard, ada yang bertuliskan “Kabylake Ready”, dimana motherboard tersebut dapat menggunakan processor Kabylake yang merupakan nama Intel processor seri i generasi 7.

  3. dimaz
    September 6, 2018
    Reply

    boleh minta saran?
    pilih i3 7th generation apa i5 5th generation

    • Jemmy Wu
      September 11, 2018
      Reply

      menurut saya pribadi lebih baik i5 gen 5, karena generasinya tidak berbeda terlalu jauh. Kalau ingin dipadukan dengan gaming pilihlah GPU yang bagus dibandingkan CPU. Terima Kasih

Yuk Comment :D

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.