Apa itu HDR pada TV, dan Mengapa Kalian Harus Tau?

High Dynamic Range (HDR) mungkin sudah pada denger dan mungkin menggunakannya di smartphone kalian untuk foto-foto biar lebih indah, tapi apakah kalian sudah tau fitur HDR pada TV sekarang ini? yuk kita bahas.

TV yang mendukung HDR sudah ada saat ini dan juga ‘konten yang mendukung HDR’ dan akan lebih banyak bermunculan nanti.

pertama-tama mungkin masih ada yang bingung juga ama HDR.

Apa itu HDR?

2 faktor paling penting dalam TV adalah kontras rasio, atau bagaimana terang dan gelapnya layar TV yang bisa dicapai, dan Keakuratan Warna, yang berarti bagaimana warna yang muncul pada TV tersebut menggambarkan kenyataan.

Jika kalian dapat menaruh 2 buah TV secara bersampingan, satu mempunya kontras rasio yang lebih baik serta warna yang lebih akurat, dan yang satu lagi hanya mempunyai resolusi yang lebih tinggi. Maka yang akan dipilih kemungkinan besar adalah yang memiliki kontras rasio dan warna yang lebih akurat. TV tersebut akan terlihat lebih natural dan terlihat lebih nyata walaupun memiliki resolusi yang lebih rendah. Secara singkat kata, TV 1080p dengan kontras rasio dan warna yang lebih baik akan mengalahkan TV dengan resolusi 4K yang memiliki kontras dan warna seperti tv kebanyakan (biasa-biasa saja).

HDR memperluas tingkat kontras dan warna secara signifikan. Bagian yang cerah dari gambar dapat lebih cerah dan gambar tersebut seakan-akan memiliki “kedalaman”. Warna pada gambar akan terlihat lebih natural karena dengan HDR warna-warna pada TV yaitu Merah, Hijau, dan Biru (RGB) akan mempunyai warna yang lebih ‘kaya’.

Wide Color Gamut (WCG) akan datang bersama dengan HDR, dan akan membawa warna-warna yang lebih banyak ke TV, warna yang sebelumnya tidak ada pada TV sampai saat ini. Warna merah pada mobil pemadam kebakaran, hijau penunjuk jalan dan lainnya. Kalian mungkin tidak sadar bahwa itu semua tidak terlihat seperti aslinya. Tapi dengan datangnya WCG, jutaan warna lebih banyak masuk ke mata kalian.

HDR pada Foto bukan HDR pada TV

Hal yang paling penting kalian harus tau adalah HDR pada TV berbeda dengan HDR yang ada pada foto.

HDR pada TV: Memperluas kontras rasio dan warna yang lebih realistik, gambar lebih natural daripada High Definition TV saat ini.

HDR pada Foto: Menggabungkan beberapa gambar dengan exposure yang berbeda-beda membentuk sebuah gambar yang ‘seperti’ memiliki bentang dinamis yang lebih luas.

HDR untuk TV mempunyai tujuan untuk memperlihatkan gambar yang lebih realistik, memiliki kontras, kecerahan, dan warna yang lebih baik dari sebelumnya.

Foto HDR sebenarnya bukan “High Dynaimc Range” dalam arti ini. Gambar tersebut tidak memiliki bentang dinamis yang sesungguhnya. Gambar tersebut tetap dalam Standar Dynamic Range. Tetapi karna gambar tersebut diambil dengan exposure yang berbeda-beda dan disatukan maka gambar tersebut “seperti” memiliki bentang dinamis yang lebih luas.

contoh foto HDR:

HDR pada TV

Bagaimana ini bekerja?

Ada 2 bagian pada sebuah sistem HDR yaitu: TV dan kontennya.

Bagian Pertama. TV, agar TV tersebut dapat menampilkan Konten HDR, TV tersebut harus dapat memproduksi cahaya yang lebih terang dibandingkan TV biasa pada beberapa area dari sebuah gambar. ini sebenarnya hanya Dimming, tetapi dengan rentang yang lebih.

Tentu saja, dengan membuat TV lebih cerah dan lebih berwarna akan meningkatkan harga, dan beberapa TV HDR akan memberikan gambar yang lebih baik dari TV HDR lainnya. Hanya karena TV tersebut memiliki label HDR bukan berarti TV tersebut lebih baik dibandingkan denga TV non-HDR. Label tersebut hanya berarti TV tersebut dapat menampilkan tayangan / film HDR.

Bagian Kedua. Konten, agar benar-benar terlihat bagus TV HDR membutuhkan Konten HDR juga. yang saat ini sangat jarang ditemui, Tayangan TV / Film dengan resolusi 4K memang jarang ditemui, tetapi Tayangan TV / Film HDR lebih jarang lagi. Apalagi di Indonesia yang mayoritas pengguna TV masih menggunakan DVD bukan Blu-Ray.

Konten HDR

Ketika sebuah film dibuat , Sutradara dan Cinematographer akan bekerja dengan seorang Colorist untuk memberikan warna yang akurat untuk dilihat. contohnya warna ‘cold’ vs ‘warm’ pada Game of Throne ini:

Konten HDR

Untuk film, mereka menggunakan Digital Cinema P3 Color Space untuk membuat warna-warna yang indah.

Selanjutnya agar film tersebut dapat ditonton di TV kalian, mereka harus menghilangkan Dynamic Range dan membatasi warna yang ada. Mereka akan membuat warna tersebut sebatas apa yang dapat ditampilkan oleh HDTV. Dan itulah yang kalian dapat dari Blu-ray Disc maupun dari download.

Konektor dan Kabel baru?

Kalian tidak perlu Kabel baru jika kalian sudah mempunyai kabel High-Speed HDMI, dan TV maupun Blu-ray Player kalian harus mempunyai konektor HDMI 2.0a.

Kabar baiknya banyak device dengan HDMI 2.0 yang release tahun 2016 mendapatkan firmware update agar menjadi HDMI 2.0a. Tidak seperti transisi dari HDMI 1.4 ke 2.0. Tidak ada perubahan pada harware yang diperlukan dari HDMI 2.0 menjadi 2.0a. Sebaiknya kalian mengeceknya ke manufaktur masing-masing jika kalian ingin meng-upgrade ke HDR.

 

Kesimpulan

Dengan munculnya HDR pada TV serta adanya WCG dapat memberikan kita pengalaman yang lebih baik dalam menonton dan menikmati tayangan, tanpa adanya batasan-batasan dari segi warna, kecerahan, serta kontras.

(Baca juga : Apa itu Layar HDR pada Smartphone?)

Recent Posts

Recent Comments

Jemmy Wu Written by:

A person who love techs and computers

Be First to Comment

    Yuk Comment :D

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.